elver2 photo 2012-02-26162210.jpg"/>

Jual Benih Dan Konsumsi Sidat Bicolor

Kami adalah Supplier Benih dan konsumsi untuk ikan sidat jenis bicolor silakan hubungi kami di 081327667137 (Budhy) untuk informasi lebih jelasnya atau bisa klik digambar ini.

pltu cilacap dan pengaruhnya terhadap sidat photo Pengaruhlimbahindustriterhadapikansidat.jpg"/>

Pengaruh Limbah Industri Terhadap Ikan Sidat

PLTU adalah salah satu faktor dari berbagai faktor yang langsung berpengaruh terhadap rusaknya ekosistem atau habitat ikan sidat

cara membuat kolam sidat photo kolamidealikansidat.jpg"/>

Cara Membuat Kolam Sidat Yang Baik

Kolam adalah media utama sidat dalam berkembang karena itu dibutuhkan spesifikasi khusus agar ikan sidat bisa nyaman tinggal dikolam

benih sidat bicolor photo jualbenihsidatbicolor.jpg"/>

Supplier Benih Sidat Dan Sidat Konsumsi

Kami adalah Supplier Benih sidat bicolor dan sidat konsumsi bicolor silakan hubungi kami di 081327667137 (Budhy) atau klik gambar ini.

ikan sidat di kolam terpal photo caramembuatkolamterpalikansidat.jpg"/>

Cara Memebuat Kolam Sidat Dari Terpal

Lahan untuk kolam yang terbatas dengan alternative kolam terpal ternyata efisien sekali untuk budidaya ikan sidat

Minggu, 29 Juni 2014

Anguilla Japonica Sidat Asli Jepang


sidat asli jepang
"Anguilla Japonica" Sidat Asli Jepang

Sidat jepang (Anguilla japonica) adalah sejenis sidat dari familia Anguillidae yang ditemui di Jepang, Korea, Vietnam, Laut Cina Timur dan Filipina utara. Seperti sidat-sidat lainnya, sidat jepang adalah ikan katadromus, menghabiskan sebagian hidupnya di air tawar dan air laut. Ekologi sidat spesies ini masih belum diketahui dengan jelas. Hingga tahun 2006, tempat bertelur sidat jenis ini sama sekali tidak diketahui.

1.       Deskripsi
Ukuran panjang tubuh dewasa 1 m hingga 1,3 m. Bentuk tubuh gilig memanjang langsing. Warna tubuh abu-abu pada bagian punggung, namun bagian perut berwarna putih. Kepala berujung membulat, mata bulat, mulutnya besar. Sidat ini tidak memiliki sirip perut, tapi memiliki sirip punggung dan sirip dubur yang bersambungan dengan sirip ekor. Kulit licin, memiliki selaput lendir, tapi juga memiliki sisik di bawah kulit. Sisik sangat kecil dan hanya bisa dilihat dengan mikroskop. Sidat jepang diketahui memiliki sisik terkecil di dunia.

Warna tubuh sidat liar pada bagian punggung abu-abu bercampur biru kehijauan, dan sebagian di antaranya berwarna kuning pada bagian perut. Betina pada masa bertelur menunjukkan warna pembiakan, punggung berubah warna menjadi hitam, bagian perut menjadi putih perak, dan sirip dada membesar.

2.       Habitat
Populasi sidat jepang dan belut air tawar lainnya di seluruh dunia telah merosot dengan drastis. Penurunan populasi ini kemungkinan disebabkan perubahan kondisi perairan yang mengganggu kembalinya larva sidat yang disebut leptocephali ke sungai-sungai.

Tim peneliti Universitas Tokyo pada tahun 2006 berhasil menemukan lokasi bertelur sidat jepang. Berdasarkan spesimen pra-leptocephali yang baru menetas, usia 2 hingga 5 hari dan teridentifikasi secara genetik, lokasi bertelur sidat jepang diketahui berada di gunung dasar laut Suruga di sebelah barat Kepulauan Mariana (14–17° N, 142–143° E). Di lokasi yang sama, sidat jepang dewasa juga berhasil ditangkap pada tahun 2008 oleh ilmuwan dari Dinas Riset Perikanan Jepang.

Sidat dewasa bermigrasi ribuan kilometer dari sungai-sungai di Asia Timur ke lokasi tempat bertelur dalam keadaan kelaparan. Leptocephali menetas di laut terbuka dan terbawa oleh Arus Kuroshio ke utara ke habitat air tawar mereka di Asia Timur, tempat mereka mengonsumsi plankton. Setelah besar, mereka memasuki sungai-sungai dan melakukan perjalanan ke hulu tempat mereka menjadi sidat dewasa. Sidat jepang diketahui sering keluar dari air pada waktu malam dan melata di darat. Pakan terutama udang, serangga, dan ikan kecil.

Manfaat
Dalam bahasa Jepang, sidat jepang disebut unagi, dan dimakan setelah dipanggang cara kabayaki. Unagi kabayaki dihidangkan sebagai unadon dan sebagai neta untuk sushi. (Sumber om wiki)

Minggu, 08 Juni 2014

Pakan Alami Untuk Ikan Sidat

cacing sutra tubifex
Pakan Alami Ikan Sidat
Jual Sidat Bicolor - Pakan merupakan hal penting untuk pertumbuhan, karena semua nutrisi yang berupa protein, karbohidrat, lemak, serat, vitamin, mineral dan bahan-bahan lain bahkan probiotik atau obat pun bisa masuk lewat pakan. Karena usus sidat yang pendek kita harus memberikan pakan yang mudah untuk dicerna dan diserap dalam sistem metabolisme atau sistem pencernaan ikan sidat.

Pakan alami ada bermacam-macam jenis, dan beberapa bahan pakan sidat ada di sekitar kita sehingga mudah dalam pencarian malah kadang kita tidak asing lagi diantaranya :

1. Ikan
Anakan ikan sangat baik untuk pakan sidat, cari yang bisa dipijahkan sendiri atau juga bisa beli dengan harga yang relatif murah contohnya, anakan nila, anakan lele, dll. Atau bisa juga menangkap ikan kecil disungai.

2. Gastropoda
Adalah hewan bertubuh lunak yang berjalan menggunakan perut, yang paling umum digunakan untuk pakan sidat yaitu keong mas (Pomacea canaliculata Lamarck) dan bekicot (Achantina fulica). Cara pengolahnanya bisa direbus sebentar untuk memudahkan pengambilan dagingnya, kemudian dicacah ukuran kecil mengikuti bukaan mulut ikan sidat.

3. Insekta
insekta (insecta) yang mempunyai arti serangga dengan ciri khusus yaitu kakinya berjumlah enam biasanya disebut sebagi hexapoda, banyak anggota insekta yang dapat ditemukan disekitar kita misalnya lalat, kupu- kupu, kecoak, jangkrik, semut, nyamuk dan belalang. Ini bisa digunakan sebagai pakan alami ikan sidat.

4. Oligokaeta
Oligokaeta (dalam bahasa yunani, oligo = sedikit, chaetae = rambut kaku) yang merupakan annelida berambut sedikit. Oligochaeta tidak memiliki parapodia, namun memiliki seta pada tubuhnya yang bersegmen. Habitat di air tawar atau di daratan(tanah). Cacing ini bersifat saprofit dengan memakan zat organik dan organisme yang telah mati. Contoh yang sering ditemukan di sekitar kita :
      -      cacing tanah Amerika (Lumbricus terrestris)
-          cacing tanah Asia (Pheretima)
-          cacing merah/cacing sutera (Tubifex)
-          cacing tanah raksasa Australia (Digaster longmani)
-          cacing raksasa sumatra ( Momiligester hautenii )
Mempunyai protein yang tinggi hingga 60% dan gampang sekali dicerna menjadikan cacing merupakan pakan ikan sidat paling banyak digunakan dan paling bagus untuk pertumbuhan.

5. Krustase
Krustasea adalah suatu kelompok besar dari artropoda, terdiri dari kurang lebih 52.000 spesies yang terdeskripsikan, dan biasanya dianggap sebagai suatu subfilum. Kelompok ini mencakup hewan-hewan yang cukup dikenal seperti lobster, kepiting, udang, udang karang, serta teritip. Mayoritas merupakan hewan air, baik air tawar maupun laut, walaupun beberapa kelompok telah beradaptasi dengan kehidupan darat, seperti kepiting darat. Kebanyakan anggotanya dapat bebas bergerak, walaupun beberapa takson bersifat parasit dan hidup dengan menumpang pada inangnya. Yang paling sering dimakan oleh ikan sidat adalah udang dan kepiting, udang kecil bisa digunakan untuk pakan alternatif budidaya ikan sidat.

Ada yang lain? Silakan tambahkan sendiri ya......
(By. Jual Sidat Bicolor) 


Rabu, 14 Mei 2014

Tentang Oksigen Terlarut Dalam Budidaya Ikan Sidat

    
kolam budidaya sidat
Oksigen Terlarut Kolam Sidat
    

Oksigen Terlarut Kolam Sidat
Pada dasarnya semua jenis ikan memerlukan oksigen untuk dapat bertahan hidup di air, baik bernfas melaui insang atau melalui paru-paru (mamalia). Khusus untuk ikan sidat sendiri malah membutuhkan supply oksigen yang tinggi min 4ppm, ketika di alam liar ikan sidat senang bersembunyi ditempat gelap dekat dengan grojokan air. Setelah masuk kolam budidaya maka kita harus menambahkan oksigen terlarut dalam air agar ideal, banyak caranya diantaranya adalah menggunakan blower, kincir, atau pompa submersibel.

Ok selanjutnya kita bahas tentang oksigen terlarut, banyaknya oksigen terlarut di dalam air biasa disebut DO (Dissolved oxygen) Dilihat dari jumlahnya, oksigen terlarut adalah satu jenis gas terlarut dalam air pada urutan kedua setelah nitrogen. Namun jika dilihat kepentingannya bagi kehidupan, oksigen menempati urutan paling atas. Sumber utama oksigen dalam perairan adalah hasil difusi dari udara, terbawa melalui presipitasi (air hujan) dan hasil fotointesis fitoplankton. Sebaliknya, kandungan DO dalam air dapat berkurang karena dimanfaatkan oleh aktivitas respirasi dan perombakan bahan organik (Sumeru, 2008).

Kekurangan oksigen dapat dialami karena terhalangnya difusi akibat stratifikasi salinitas yang terjadi. Rendahnya kandungan DO dalam air berpengaruh buruk terhadap kehidupan ikan dan kehidupan akuatik lainnya, dan jika tidak ada sama sekali DO mengakibatkan munculnya kondisi anaerobik dengan bau busuk dan permasalahan estetika (Sumeru, 2008).

Air mengalir pada umumnya kandungan oksigennya cukup karena gerakannya menjamin berlangsungnya difusi antara udara dan air. Bila pencemaran organik pada badan air, DO tersebut digunakan oleh bakteri untuk mengoksidasi bahan pencemar organik tersebut. Komposisi populasi hewan dalam air sangat erat hubungannya dengan kandungan oksigen. Kelarutan oksigen atmosfer dalam air segar atau tawar berkisar dari 14,6 mg/liter pada suhu 0o C hingga 7,1 mg/liter pada suhu 35o C pada tekanan satu atmosfer (Canter, 1977).

Pengukuran DO dengan Metode Winkler  
Metode titrasi dengan cara Winkler secara umum banyak digunakan untuk menentukan kadar DO. Prinsipnya dengan menggunakan titrasi iodometri. Sampel yang akan dianalisis terlebih dahulu ditambahkan larutan MnCl2 dan NaOH atau KI, sehingga akan terjadi endapan MnO2. Dengan menambahkan H2SO4 atan HCl maka endapan yang terjadi akan larut kembali dan juga akan membebaskan molekul iodium (I2) yang ekivalen dengan DO. Iodium yang dibebaskan ini selanjutnya dititrasi dengan larutan standar natrium tiosulfat (Na2S2O3) dan menggunakan indikator larutan amilum (kanji). Reaksi kimia yang terjadi dapat dirumuskan sebagai berikut :
MnCI2 + NaOH  à  Mn(OH)2 + 2 NaCI
Mn(OH)2 + O2 à 2 MnO2 + 2 H2O
MnO2 + 2 KI + 2 H2O à Mn(OH)2 + I2 + 2 KOH
I2 + 2 Na2S2O3 à  Na2S4O6 + 2 NaI
(Salmin, 2000)

Kelebihan metode Winkler dalam menganalisis DO (Dissolved Oxygen), yaitu:
a.    Dengan mengikuti prosedur yang tepat dan standarisasi tio secara analitis, akan diperoleh hasil penentuan oksigen terlarut yang akurat.

b.    Peranan suhu dan salinitas ini sangat vital terhadap akurasi penentuan oksigen terlarut dengan cara DO meter. 

c.    Dibandingkan dengan metode titrasi, peranan kalibrasi alat DO meter sangat menentukan akurasinya hasil penentuan pengukuran (Anonim, 2011).

Kelemahan metode Winkler dalam menganalisis DO (Dissolved Oxygen),yaitu:
a.    Penambahan indikator amilum harus dilakukan pada saat mendekati titik akhir titrasi agar amilum tidak membungkus I2 karena akan menyebabkan amilum sukar bereaksi untuk kembali ke senyawa semula.

b.    Proses titrasi harus dilakukan sesegera mungkin, hal ini disebabkan  karena I2 mudah menguap dan ada yang harus diperhatikan dari titrasi iodometri yang biasa dapat menjadi kesalahan pada titrasi  iodometri yaitu penguapan I2, oksidasi udara dan adsorpsi I2 oleh endapan (Anonim, 2011)

 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Oksigen Terlarut (DO)
1. Suhu
Suhu air merupakan regulator utama proses alamiah di dalam lingkungan akuatik. Ia dapat mengendalikan fungsi fisiologis organisme dan berperan secara langsung atau tidak langsung bersama dengan komponen kualitas air lainnya mempengaruhi kualitas akuatik.  Suhu air mengendalikan spawning dan hatching, mengendalikan aktivitas, memacu atau menghambat pertumbuhan dan perkembangan yang dapat menyebabkan kematian kalau air menjadi panas atau dingin sekali secara mendadak. Air yang lebih dingin lazimnya menghambat perkembangan, sedangkan air yang lebih panas umumnya mempercepat aktivitas. Suhu air juga mempengaruhi berbagai macam  reaksi fisika dan kimiawi di dalam lingkungan akuatik  (Canter, L.W. 1977).

2. Kecepatan Arus
Arus merupakan suatu gerakan air yang mengakibatkan perpindahan horizontal dan vertikal  massa air. Arus merupakan faktor ekologis yang penting terutama pada perairan yang arusnya cukup tinggi. Arus dapat mempengaruhi distribusi gas terlarut, garam, dan makanan serta organisme dalam air. Kecepatan arus tergantung kemiringan dasar, lebar, kedalaman sungai dan debit air. Arus yang cukup tinggi akan memaksa organisme yang hidup di dalamnya melakukan adaptasi untuk dapat bertahan sehingga pada perairan yang berarus cepat mempunyai karakteristik tertentu dengan bentuk organisme yang biasa berada di air yang tergenang. Umumnya kandungan DO pada perairan berarus deras cukup tinggi (Latief, 2003).

3. Kekeruhan (Turbiditas)
 Turbiditas merupakan suatu ukuran yang menyatakan sampai seberapa jauh cahaya mampu menembus air, dimana cahaya yang menembus air akan mengalami pemantula oleh bahan-bahan tersuspensi dan bahan koloidal.  Satuannya adalah Nephelometric Turbidity Unit (NTU), dimana 1 NTU sama dengan turbiditas yang disebabkan oleh  1 mg/l SiO2 dalam air.  Dalam danau atau perairan lainnya yang relatif tenang, turbiditas terutama disebabkan oleh bahan koloid dan bahan-bahan hakus yang terdispersi dalam air.  Dalam sungai yang mengalir, turbiditas terutama disebabkan oleh bahan-bahan kasar yang terdispersi. Biasanya jika kekeruhan cukup tinggi, maka DO yang terkandung dalam perairan tersebut rendah. Selain itu, turbiditas penting bagi kualitas air permukaan, terutama berkenaan dengan pertimbangan estetika, daya filter, dan disinfeksi.  Pada umumnya jika turbiditas meningkat, nilai estetika menurun, filtrasi air lebih sulit dan mahal, dan efektivitas desinfeksi berkurang. Turbiditas dalam perairan mungkin terjadi karena material alamiah, atau akibat aktivitas proyek, pembuangan limbah, dan operasi pengerukan (Canter, L.W., 1977). 
  (Dari berbagai sumber)

  Demikian semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan kita, Bagi teman-teman sidaters yang membutuhkan benih sidat atau sidat konsumsi bisa hubungi kami di 081327667137 (Budhy) atau klik disni
By. Jual Sidat Bicolor

Kamis, 08 Mei 2014

Mengenal pH air kolam Budidaya Sidat



Derajat Keasaman
alat penetralisir ph
Alat Penetralisir pH sederhana
Tingkat keasaman atau ke-basa-an yang biasa kita kenal dengan derajat pH, untuk budidaya ikan berkisar antara 5,5 - 9,0 sementara untuk pH ideal untuk ikan sidat di range 7-8 derajat pH. Walaupun ikan sidat bisa bertahan diluar kisaran pH itu tetapi produksi yang dihasilkan menjadi rendah dan ikan sidat cenderung tidak nafsu makan. Bila pH terlalu tinggi (basa) bisa diturunkan menggunakan kapur dolomit (CaCO3), atau lebih praktis lagi dengan mengganti air sebagian.

Langkah Mengukur pH
PH meter – adalah salah satu alat untuk mengukur tingkat keasaman atau ke-basa-an air secara digital dan akurat. Keasaman dalam larutan dinyatakan untuk kandungan ion hidrogen disingkat dengan H+, atau untuk pH yang berarti  –log H+. Dengan kata lain pH adalah ukuran kemampuan satu asam. pH satu larutan bisa ditera dengan cara-cara diantaranya dengan jalan menitrasi larutan dengan asam, dengan indikator atau yang lebih cermat lagi dengan pH meter. Pengukur pH asam dan basa ini bekerja dengan cara digital, pH air yang dimaksud asam adalah kondisi air apabila kurang dari pH normal (7).
Kertas lakmus – adalah alat pengukur pH yang bekerja secara manual dengan melihat perubahan warna pada kertas dan mencocokan dengan standar yang tertera di bagian wadah kertas untuk melihat hasil nya.

Tingkat Keasaman Rata-rata Air Hujan (Sumber dari BMKG)
Laboratorium Mutu Hawa sudah menganalisa kandungan kimia didalam sebagian sampel air hujan yang sudah masuk penilaian. Tingkat keasaman rata-rata memberikan tingkat keasaman diatas ambang batas yaitu 5,6 terkecuali stasiun pulau bali yang mencacat nilai sebesar 5,8. Tingkat keasaman tertinggi terdaftar di stasiun BMKG pusat serta stasiun Bandung yatu di level 4,72.

Alat Untuk Menetralisir pH
Penetral pH air ini benar-benar disarankan untuk dipakai apabila hujan bisa masuk ke kolam budidaya dalam jumlah banyak, ini dikarenakan pH air hujan yang jauh dibawah netral atau biasa disebut dengan kandungan asam yang tinggi (hujan asam).  Kita bisa memberikan penetral pH air yang simpel ini yang terbuat dari kombinasi potongan pelepah atau pohon pisang, arang dengan kerikil yang dimasukan kedalam wadah tertentu dengan perbandingan satu banding satu semua. Untuk memudahkan bisa ambil contoh menggunakan botol air mineral 1,5liter. Pada tubuh botol kita buat sebagian lubang untuk tempat keluarnya air. Penetral pH ini dapat dipasang di ujung buangan penyaringan air buatan (ujung filter).

Info dari alat penetralisir air sederhana ini :






  1.  Batu kerikil bisa juga untuk aerasi
  2. Pelepah atau batang pohon pisang menambah pH air hujan yang rendah (menurunkan kandungan asam yang tingi
  3. pH rendah = kandungan keasaman tinggi
  4. arang bisa menyerap kandungan amoniak dalam air kolam
  5.  Penggantian isi dari penetral pH sederhana ini bisa diganti maksimal sebulan sekali ketika musim hujan dan 4 bulan sekali ketika musim kemarau.
  6. Alat ini didasain untuk kolam skala kecil atau aquarium, jika kolam besar untuk lebih cepatnya bisa dengan mengganti air separuh kolam.
Demikian penjelasan sedikit tentang pH air kolam dalam budidaya sidat.
Semoga bermanfaat.

Bagi teman-teman sidaters yang membutuhkan benih sidat atau sidat konsumsi bisa hubungi kami di 081327667137 (Budhy) atau klik disni
By. Jual Sidat Bicolor